Sampah Pikiran

Kumpulan hal2 tak penting yang berseliweran di otak si empunya blog

Epilogue May 6, 2012

Filed under: My Blogs — ritchiepermadi @ 10:16 pm
Tags: , ,

Hiya!

Udah lama nggak ketemu dan nggak nulis! Jari sampe kaku dan otak sampe beku, nulis beginian aja mikirnya lama banget.

Gw mau mengarsipkan blog ini, sebagai kenang-kenangan. Sebenernya sayang juga karena secara traffic udah 9200++ hits dan blog ini punya arti khusus buat gw. Tapi liat kan bahasa gw masih alay dan masih banyak emoticon-emoticon unyu? Makanya gw berencana untuk “membekukan” blog ini sebagai milestone, sebuah monumen maya yang memperingati masa-masa SMA dan awal kuliah gw yang dipenuhi pikiran-pikiran nyeleneh 🙂 Dulu yang kaya gitu sebenernya nggak dikata-katain alay, yang ada, alay itu anak layangan, anak rambut kemerahan kebakar matahari yang suka ngamen di pinggir jalan, trus kalo dikasi duit pergi satu dateng seribu.

Oke enough pembahasannya karena gw hari ini nggak mau bahas alaynya. Tapi sealay-alaynya gw, ini tetep kenangan yang berarti buat gw, dan orang-orang yang ada di dalem comment-commentnya nggak akan gw lupakan, tentunya ada pengecualian buat orang yang sampe hari ini tetep belom gw kenal. Yes, I won’t forget you guys. (in case I forgot, ingetin gw “eh ini gw loh yang komen di blog u”, will be very happy to hear that :))

Trus ada apa sih di blog baru gw? Belom ada apa-apanya sih pada saat gw nulis post ini, mungkin dalam beberapa hari ke depan akan segera mulai terisi, yang jelas bakal ada berbagai perubahan yang gw pikirkan, dari konsep blog yang disesuaikan sama website gw yang juga masih under construction (www.ritchiepermadi.com), gaya bahasa (mengurangi bahasa informal dan singkatan-singkatan), mungkin juga dalam bahasa Inggris, terus pengkategorian yang lebih fokus, pastinya porsi ngocehnya dikurangin, serta berbagai peningkatan-peningkatan lainnya.

Setelah gw baca-baca lagi, ternyata lumayan banyak yang seneng sama puisi-puisi yang dulu gw buat, jadi mungkin kategori itu akan terus ada, dengan nama yang berbeda, meskipun gw nggak tau kapan lagi gw sempet bikin puisi. Tapi yang jelas keinginan gw untuk menulis dan berbagi pikiran dengan kalian masih menggebu-gebu kok 🙂

I think this is my last post on the blog, but this is not goodbye, keep following my posts, and keep in touch in my new blog www.ritchiepermadi.wordpress.com. Selain itu kalo mau kontak, kali-kali mau melepas rindu #tsah ato sekedar pengen mendengarkan gw berceloteh, bisa follow twitter gw di @ritchiepermadi atau bisa korespondensi online di chie.permadi@gmail.com atau hi@ritchiepermadi.com 🙂

See you later!

 

A not-so-extravagant Comeback December 10, 2008

Filed under: My Blogs — ritchiepermadi @ 11:33 am
Tags:

Akhirnyaaa gw menulis (lagi) setelah lama ga nulis…

Biar tangan kaku n otak beku gara2 kelamaan dibiarkan nganggur tanpa menulis, tapi gw tetep bela2in nulis blog dengan judul yang aneh yang gw sendiri baru mikir artinya setelah gw menulis judulnya.

I’ll make it a short one… Cuz ntar siang gw mau kuliah… Komputer Grafis pula xp hauuhh… Seharusnya gw suka makul ini… Tapi gara2 dosennya ad 1 yg ga asik, yg genit, yg nyari2 kesalahan, jd biasa aj d ^^;

Soo… Kehidupan kuliah gw berjalan seperti anak DKV pada umumnya, sedikit bermata panda, sedikit kurang tidur, dan banyak menggambar dengan berbagai media.

Gitu ajah si kabar gw buat yang mau pada tau… Mungkin di post berikutnya gw akan nulis sesuatu yang lebih spesifik.

Oh iya sekalian ngetes RSS Feed… Buat temen2 facebook yang kebetulan baca, comment ya… gw cm pengen tau, klo gw nulis di blog gw, nongol d fb ga si…

Hehehe thx yaa ^^ cya in moi next blog post, g2g to campus… Bubye xp

 

Umm… I guess I’ve been tagged November 19, 2008

Filed under: My Blogs — ritchiepermadi @ 10:50 am

It’s been a long while since I’ve posted any blog posts, but now here I am, sitting in front of the computer and typing.

Thanks to Cimon for tagging me ^^

RULES :

  1. Each blogger must post these rules.
  2. Each blogger must start with 10 random facts/habits about themselves.
  3. Bloggers that are tagged need to write about their own blog, about their ten things and post. You need to choose some people to get tagged and list their names.
  4. Don’t forget to leave them a comment, telling them that they’re tagged and ask them to read your blog.

10 Random Facts about me :
1. I am an art student, majoring in Visual Communications.
Most of the time I get a lot of assignments. And when I do, I often suffer lack of sleep. It sort of made me value sleep more, and insomniac at the same time. (?)
2. I am in the middle of a mid-semester exam.
So yeah… I should be studying now rather than browsing and playing games.
3. I feel like I am not able to express my mind with sentences as well as I could before.
Maybe because I have been dealing with a lot of visualizations? No, that couldn’t be the case.
4. I am getting antisocial.
I haven’t opened my friendster and facebook accounts for a while now, and that made me forgot my friends’ birthdays, my friends’ messages, and a lot of things that are happening out there. x_x
5. I am trying to be a hardworker.
Which is apparently very hard because I tend to slack off when I know I got assignments that need to meet the deadline.
6. I missed blogging.
But I don’t have the time and creativity right now. Maybe sometime later. ^^
7. I am so into DEPAPEPE.
DEPAPEPE is the name of a Japanese acoustic guitar duet. You should try to watch them @ youtube. xp
8. There are so many things that I want to purchase.
Including WACOM tablet, a new PC, MacBook, and the list continues…
9. I want to dye my clothes and scribble on it.
You know, being an art student makes me want to do something that can prove that I am indeed an art student. ^^;
10. I am a perfectionist and I am striving to be the best in my class.
That consumes a lot of my sleeping hours.

I tag :
1. Leontius Adhika Pradhana
2. Andre Yapto Kristiantho
3. Siera

 

NuBuzz2.0 September 12, 2008

Filed under: My Blogs — ritchiepermadi @ 1:08 pm
Tags:

Sehubungan dengan dikontraknya Stola oleh Prambors NuBuzz, gw baru saja menghapus link untuk download lagu Bukan Selamanya ^^

*hokilah kalian yang sudah punya*

hehe cukup sekian pemberitahuan saia yang sebenarnya ga bgtu penting ini. xp

 

Pengaruh Sudut Pandang September 9, 2008

Filed under: My Thoughts — ritchiepermadi @ 12:16 am
Tags: ,

Sudut pandang berefek besar pada sebagian besar hal yang kita alami. Dan ngliat suatu hal dengan berbagai sudut pandang itu penting.

Ga percaya? Ga mo tau? Ya udah tutup aja blog ini. Percaya? Udah tau? Ya udah tutup aja blog ini. Penasaran? Baca aj mpe abiz ^^

sebenernya belakangan ini banyak bgt masalah yang menyangkut sudut pandang yang gw alami. Tapi gw akan menulis 2 di antaranya. Gw kyna bakal menulis singkat. Secara sekarang ini tangan kanan gw lagi keseleo, ktna tulangnya ad retak dikid. *doakan cepat sembuh ya… udah mule kuliah nii…*

Ehem. Balik ke urusan sudut pandang. Apa sih yang gw maksud dengan sudut pandang? Sudut pandang itu maksudnya cara memandang suatu hal, biasanya relatif. Artinya, suatu hal kalo diliat dari sudut pandang yang berbeda. Hasilnya bisa bertambah baik ato malah bertambah buruk, ato ga ada efeknya sama sekali, karena dipengaruhi sudut pandang lain. Ribet yah? Yaa mungkin loe bakal ngerti maksud gw setelah baca blog ini sampe abiz. ^^

Lagi2 ehem. *kapan abiznya kalo mulai aj belom?* Aduh kebiasaan lama muncul lagi. Bilangnya mau bikin post yang singkat tapi ujung2nya kebanyakan kata2 yang keluar dari otak. Huhu they’re spilling out of moi brain like crazy xp

Contoh pertama :

Okei jadii ceritanya, hari Jumat lalu gw ada latian koor. Latian berlangsung normal. Salah gw, gw ga bawa (malah bahkan ga punya) beberapa lagu baru. Trus di akhir pertemuan, pelatihnya nanya, “Kamu koq byk ga punya teks seh? Coba Canon in D punya ga?” gw jawab, “punya,” trus dy nanya lagi, “punya teks trumpet voluntary ga?” gw jawab lagi, “punya.” Suddenly semua ketawa. Kenapa? Mari kita bahas satu persatu sudut pandangnya. Sebelum itu, gw mau menjelaskan bahwa gw adalah pemain organ. Dan trumpet voluntary adalah lagu instrumental organ yang biasa digunakan untuk mengiringi misa perkawinan xp

Dari sudut pandang pelatih koor : yang dy maksud tentunya adalah teks lagu koor.

Dari sudut pandang teman2 koor : yang mereka tangkap tentunya juga teks lagu koor, dan ga semua dr mereka tau bahwa gw adalah seorang pemain organ.

Dari sudut pandang gw : gw punya teks organnya. Jadi gw dengan santainya jawab punya.

Kemudian dari berbagai sudut pandang bisa ditarik beberapa pernyataan baru.

Dari sudut pandang teman2 koor yang ga tau bahwa gw seorang pemain organ : gw ga tau dan asal jawab. Mereka anggep gw ga tau bahwa trumpet voluntary adalah lagu instrumental.

Dari sudut pandang gw : ga bisa disangkal, kalo semua orang berada dalam posisi gw, pasti mikirnya ke arah bohong. Gw pasti mikir bahwa orang lain ngecap gw bohong.

Gw salah. Kenapa? Gw ga memperhitungkan bahwa dari sudut pandang seorang pelatih koor, yang dy maksud adalah teks lagu koor. Emang bener gw punya teks lagunya, tapi maksud gw adalah teks lagu organ. Miskomunikasi terjadi. And that sucks… xp

itu adalah contoh pertama.

Contoh kedua :

Jadi ini berkaitan erat dengan pengalaman saat gw duduk di bangku SMA. Gw selalu mengira2 apa yang akan terjadi saat gw memilih tempat duduk di posisi tertentu. Pendapat umum :

1. Kursi di depan tuh untuk orang pinter yang alim, ditambah lagi ga bs ngobrol.

2. Kursi di belakang tuh untuk orang yang bisa dengan bebasnya ngobrol.

Dari sudut pandang guru juga mayoritas menganut pendapat yang sama. Teachers tend to pay their attention more to the back than to the front. Kenapa? Karena banyak guru mengasumsikan bahwa anak2 di belakang adalah anak2 yang suka ngobrol. Sudut pandang itu membuat gw betah di depan selama 1 tahun di kelas 3 SMA. Ngobrolnya tetep sama koq, ributnya sama, tidurnya sama, nyeletuknya sama, asiknya sama, ditambah lagi nilai lebih bagus drpd ank2 deretan blkg. Dan di kelas yang rame, guru akan lebih sering mampir ke belakang untuk menenangkan anak2 yang ribut. Itu terjadi d CC, paling ga. Dan ini bisa salah tergantung dari mental dan kepribadian gurunya. Kalo gurunya cuek, yaaa duduk di belakang n depan sama aja, orang tidur jg ga digubris.

Gw seneng berpikir kebalik ky gini. Kenapa? Ya that’s just who I am. Gw suka ngebalik2 pola pikir dan sangat amat menyenangkan ketika tau bahwa orang yang kita pikirkan benar2 melakukan apa yang ada di pikiran kita.

Dah ah, malam semakin larut, tangan semakin sakit, tidur semakin sedikit, besok pagi ada kuliah menggambar… wew… tha2… xp

 

Pernahkah? July 24, 2008

Filed under: My Poems — ritchiepermadi @ 11:22 pm
Tags: ,

Pernahkah kamu berpikir?
Bahwa aku mungkin selalu ada di sisimu
karena perasaanku padamu
bukan karena aku sahabatmu

Pernahkan kamu berpikir?
Bahwa aku yang kamu kenal
mungkin adalah aku yang suka kamu
bukan aku dahulu yang sulit luangkan waktu

Kamu pikir,
kenapa aku bersedia berjanji menjagamu?
Aku suka padamu.

Kamu pikir,
kenapa aku dengar ceritamu dan beri nasehatku?
Aku suka padamu.

Kamu pikir,
kenapa aku tak bisa lupakanmu,
atau kenapa aku tak pilih jadi sahabatmu?
Aku suka padamu.

Pernahkah kamu berpikir?
Bahwa mungkin saat aku memberikan puisi ini
kepada orang yang bukan kamu
aku tak kan sama lagi

Pernahkan kamu berpikir?
Bahwa waktu yang kamu luangkan bersamaku
akan semakin menyakitiku
saat kutahu kau dan aku tak bisa satu

Pernahkah kamu berpikir tentang perasaanku padamu?

 

Astonished.

Filed under: My Thoughts — ritchiepermadi @ 11:10 pm
Tags: ,

Hari ini lagi2 merupakan hari yang sangat biasa. Sebenernya setiap hari merupakan hari biasa buat gw, karena gw tengah menjalani liburan panjaaaaaang sekali. Kesibukan gw ya begitu2 aja. Nothing out of the ordinary. Tapi justru dari hari2 biasa inilah gw bisa mempelajari sesuatu yang kadang2 ga gw sadari. Bingung? Jelas aja, orang gw belom jelasin apa yang gw alami hari ini. Hehe. Moga2 setelah baca blog ini, kalian akan mengerti apa yang gw maksud “belajar dari hal2 yang biasa.” Kalo tetep ga ngerti? Itu goblog namanya.

Jadi, hari ini gw disuruh nganterin barang ke rumah sakit buat nyokap gw yang notabene adalah seorang dokter di rumah sakit tersebut, sekalian milih warna buat brackets yang rencananya akan dipasang hari Senin yang akan datang. Kejadian yang gw maksud terjadi dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Jadi gw naek angkot buat pergi ke rumah sakit. Waktu gw nyetop angkot, untuk memastikan bahwa gw naek angkot yang benar (karena setau gw angkot bernomer sama punya 2 jalur), gw tanya dulu, “Mas, ini lewat rumah sakit kan?” dan jawabannya bener2 biasa, “Betul” sambil tersenyum. Biasa. Tapi nadanya sangat ramah dan melihat supir2 angkot lainnya pada umumnya, biasanya mereka hanya menganggukkan kepala bahkan tanpa melihat ke orang yang bertanya, senyum pun tidak.

Gw menyadari ada yang “berbeda” dengan supir angkot yang ini. Dia menunggu sampe gw bener2 duduk, baru jalan. Cara nyetirnya juga ga ugal2an. Suatu hal yang sangat sulit ditemui di Jakarta zaman sekarang. Di tengah jalan, ada satu hal lagi yang membuat gw kaget. Saat seseorang turun, gw mendengar satu kata yang TIDAK PERNAH sekalipun diucapkan puluhan supir angkot yang telah gw tumpangi. “Terima kasih.” Ternyata begitu gw turun, dy juga mengucapkan hal yang sama, dan gw bisa melihat senyumnya saat gw menyerahkan dua lembaran uang bergambar Pattimura yang sudah lecek oleh tangan2 pemilik sebelumnya.

Hal ini membuat gw berpikir dan merenung. Supir angkot sering dicap sebagai manusia yang tak tahu aturan, maen serobot sana sini. Nyatanya baru2 ini, saat gw di undangan dan mengantri makanan, gw diserobot oleh manusia berjas hitam berambut klimis yang pasti mengakui bahwa derajat dirinya lebih tinggi dari supir angkot tapi berkelakuan seperti anak kecil miskin yang kurang makanan. Supir angkot juga sering dikenal sebagai orang tak berpendidikan yang tak tahu sopan santun. Nyatanya banyak juga teman2 yang sering lupa atau malah gengsi mengucapkan terima kasih, maaf, tolong, saat mereka harusnya mengucapkannya.

Terima kasih adalah hal yang harusnya sangat biasa. Namun belakangan ini gw sering menemui orang yang tak mengucapkan terimakasih di mana dia seharusnya mengucapkannya. Kesalahan besar. They have lost my respect. Ga peduli mereka seumuran, lebih muda, atau malah lebih tua.

Yang harus direnungkan adalah, are we truly better than they are? Think again.